Memuat...
👋 Selamat Pagi!

5 Langkah Mudah Membuat Akun FTP di cPanel

Mengelola file website Anda bisa menjadi tugas yang rumit jika tidak memiliki alat yang tepat. Banyak pemilik website yang terkadang kesulitan mentransfer data...

5 Langkah Mudah Membuat Akun FTP di cPanel

Mengelola file website Anda bisa menjadi tugas yang rumit jika tidak memiliki alat yang tepat. Banyak pemilik website yang terkadang kesulitan mentransfer data penting antara komputer lokal dan server hosting mereka.

Kebutuhan untuk mengunggah, mengedit, atau menghapus file di server adalah hal yang lumrah dalam pengelolaan website. Untungnya, ada solusi efisien untuk ini, yaitu dengan memanfaatkan akun FTP yang terintegrasi dengan panel kontrol hosting Anda, cPanel.

Dalam panduan ini, kita akan mengupas tuntas cara membuat akun FTP di cPanel. Anda akan menemukan langkah-langkah praktis yang mudah diikuti, bahkan bagi Anda yang baru pertama kali melakukannya. Bersiaplah untuk menguasai pengelolaan file website Anda dengan lebih baik.

Memahami Dasar-Dasar FTP

Sebelum melangkah lebih jauh ke cara pembuatan akun FTP, penting untuk memahami apa sebenarnya FTP itu dan mengapa ia begitu krusial dalam dunia web development dan pengelolaan website.

Apa Itu FTP?

FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol. Secara sederhana, FTP adalah sebuah protokol jaringan standar yang digunakan untuk mentransfer file dari satu komputer ke komputer lain melalui jaringan TCP/IP, seperti internet. Protokol ini memungkinkan Anda untuk mengirimkan data dari komputer lokal Anda ke server hosting, atau sebaliknya.

Bayangkan FTP sebagai jembatan digital yang menghubungkan komputer Anda dengan server tempat website Anda 'tinggal'. Tanpa jembatan ini, memindahkan 'perabotan' (file website) akan menjadi sangat sulit dan memakan waktu.

Bagaimana Cara Kerja FTP?

Cara kerja FTP sebenarnya cukup lugas. Ketika Anda ingin mentransfer file, Anda akan menggunakan sebuah aplikasi klien FTP. Aplikasi ini akan berkomunikasi dengan server FTP yang berjalan di server hosting Anda.

Prosesnya melibatkan dua koneksi utama: satu untuk mengirimkan perintah (misalnya, 'unggah file ini') dan satu lagi untuk mentransfer data file itu sendiri. Klien FTP akan mengirimkan permintaan ke server, dan server akan merespons dengan mengirimkan file yang diminta atau menerima file yang Anda kirimkan.

Proses ini umumnya membutuhkan kredensial login, yang terdiri dari username, password, dan alamat host (biasanya nama domain Anda atau alamat IP server).

Fungsi Utama FTP dalam Pengelolaan Website

FTP memiliki berbagai fungsi penting yang sangat membantu para pengelola website:

  • Mempermudah unggah file website (HTML, CSS, JavaScript, gambar, dll.) dari komputer lokal ke server hosting.
  • Memungkinkan pengunduhan file dari server hosting ke komputer lokal, misalnya untuk melakukan backup atau modifikasi.
  • Memfasilitasi pengeditan file langsung di server, meskipun ini lebih disarankan dilakukan melalui editor kode yang terintegrasi atau setelah mengunduh file.
  • Membantu dalam menghapus file atau direktori yang sudah tidak diperlukan di server untuk menghemat ruang penyimpanan.
  • Memungkinkan instalasi atau pembaruan CMS (Content Management System) seperti WordPress, Joomla, atau Drupal, serta plugin dan tema mereka.
  • Memberikan akses yang lebih terstruktur kepada developer atau tim untuk mengelola bagian-bagian tertentu dari website.

Mengapa Penting Membuat Akun FTP Terpisah di cPanel?

Sebagian besar panel kontrol hosting, termasuk cPanel, secara otomatis membuatkan satu akun FTP utama yang terhubung langsung dengan akun cPanel Anda. Akun ini biasanya menggunakan username dan password yang sama dengan kredensial login cPanel Anda.

Namun, ada kalanya Anda memerlukan lebih dari sekadar satu akun FTP. Membuat akun FTP terpisah menawarkan berbagai keuntungan signifikan, terutama terkait keamanan dan manajemen akses.

Keamanan yang Lebih Baik

Memberikan akses penuh ke akun cPanel Anda kepada orang lain, seperti desainer web, developer, atau staf, bisa menjadi risiko keamanan. Jika kredensial cPanel Anda bocor, seluruh akun hosting Anda bisa terancam, termasuk database, email, dan pengaturan lainnya.

Dengan membuat akun FTP terpisah, Anda dapat memberikan akses yang lebih terbatas. Akun FTP hanya mengizinkan akses ke file-file website, bukan ke pengaturan sensitif lainnya di cPanel. Ini secara drastis mengurangi potensi kerusakan jika akun tersebut disalahgunakan atau diretas.

Manajemen Akses yang Terkontrol

Anda mungkin perlu memberikan akses kepada beberapa orang, tetapi dengan peran atau batasan yang berbeda. Misalnya, seorang desainer mungkin hanya perlu mengunggah aset gambar, sementara seorang developer perlu akses ke file tema atau plugin.

Akun FTP terpisah memungkinkan Anda untuk mengontrol direktori mana saja yang bisa diakses oleh setiap pengguna FTP. Anda bisa menentukan apakah seorang pengguna hanya bisa mengakses direktori `public_html` (direktori utama website), atau bahkan hanya sub-direktori spesifik di dalamnya.

Organisasi Kerja yang Lebih Efisien

Ketika bekerja dalam tim, memiliki akun FTP yang terpisah untuk setiap anggota tim dapat membantu dalam melacak siapa yang melakukan perubahan pada file tertentu. Ini juga mempermudah dalam memberikan tugas spesifik kepada orang yang tepat tanpa khawatir mereka secara tidak sengaja mengubah sesuatu yang bukan tanggung jawab mereka.

Bagi bisnis jasa pembuatan website, ini adalah praktik standar untuk memberikan akses klien atau tim pengembang mereka dengan akun FTP yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Memisahkan Tugas dan Tanggung Jawab

Jika Anda bekerja dengan banyak klien, membuat akun FTP khusus untuk setiap klien adalah cara yang cerdas untuk menjaga agar file-file mereka tetap terorganisir dan terpisah satu sama lain. Ini juga mencegah potensi konflik file jika mereka menggunakan komponen yang sama pada website yang berbeda.

Langkah Demi Langkah: Membuat Akun FTP Baru di cPanel

Membuat akun FTP baru di cPanel sangatlah mudah. Ikuti panduan langkah demi langkah ini untuk membuat akun FTP Anda sendiri.

Langkah 1: Login ke Akun cPanel Anda

Langkah pertama adalah mengakses panel kontrol cPanel hosting Anda. Biasanya, Anda bisa melakukannya dengan mengetikkan alamat berikut di browser web Anda:

domainanda.com/cpanel

atau

domainanda.com:2083

Ganti `domainanda.com` dengan nama domain website Anda. Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan username dan password cPanel Anda. Jika Anda tidak yakin dengan kredensial ini, hubungi penyedia layanan hosting Anda.

Langkah 2: Temukan Menu "FTP Accounts"

Setelah berhasil masuk ke dashboard cPanel, cari bagian yang berhubungan dengan manajemen file. Biasanya, Anda akan menemukan menu bernama "FTP Accounts" di bawah kategori "Files" atau "File Management". Klik pada menu tersebut.

Langkah 3: Isi Formulir "Add FTP Account"

Anda akan diarahkan ke halaman "FTP Accounts". Di sini, Anda akan melihat daftar akun FTP yang sudah ada (jika ada) dan formulir untuk membuat akun baru. Cari bagian "Add FTP Account" atau yang serupa.

Anda perlu mengisi beberapa kolom informasi:

  • Login: Masukkan nama pengguna yang unik untuk akun FTP baru ini. Nama ini tidak boleh mengandung spasi atau karakter khusus, dan biasanya akan otomatis digabungkan dengan nama domain Anda. Contoh: `pengembangweb` akan menjadi `[email protected]`.
  • Password: Buat kata sandi yang kuat dan aman untuk akun FTP ini. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. cPanel biasanya menyediakan generator password yang bisa Anda gunakan.
  • Confirm Password: Masukkan kembali kata sandi yang sama untuk konfirmasi.
  • Directory: Di sinilah Anda menentukan direktori mana di server hosting yang akan diakses oleh akun FTP ini. Secara default, ini sering kali diatur ke `public_html/namauserftp`, yang berarti pengguna hanya akan dapat mengakses folder yang dibuat khusus untuk mereka di dalam direktori utama website Anda. Anda juga bisa menentukan direktori spesifik, misalnya `public_html/images` jika Anda hanya ingin memberikan akses ke folder gambar. Jika Anda ingin memberikan akses ke seluruh file website, Anda bisa memilih `public_html`.
  • Quota: Tentukan batas ruang penyimpanan (disk space) yang bisa digunakan oleh akun FTP ini. Anda bisa memilih "Unlimited" jika tidak ingin ada batasan, atau menentukan batas tertentu dalam MB atau GB. Ini sangat berguna untuk mengontrol penggunaan sumber daya hosting.
  • Configure FTP Client Automatically: Opsi ini biasanya akan menghasilkan konfigurasi otomatis yang bisa digunakan oleh klien FTP populer seperti FileZilla.

Langkah 4: Buat Akun FTP

Setelah semua informasi terisi dengan benar, klik tombol "Create FTP Account" atau tombol serupa. Jika semua data valid, cPanel akan segera membuat akun FTP baru Anda. Anda akan melihat pesan konfirmasi keberhasilan.

Langkah 5: Catat Informasi Akun FTP

Sangat penting untuk mencatat semua detail akun FTP yang baru saja Anda buat:

  • Server Hostname: Ini biasanya adalah nama domain Anda atau alamat IP server Anda.
  • Username FTP: Nama pengguna yang Anda buat (misalnya, `[email protected]`).
  • Password FTP: Kata sandi yang Anda atur.
  • Port: Port standar untuk FTP adalah 21, namun terkadang SFTP (Secure File Transfer Protocol) menggunakan port 22.

Informasi ini akan Anda gunakan saat menghubungkan klien FTP ke server Anda.

Menggunakan Akun FTP Baru Anda: Panduan dengan FileZilla

Setelah akun FTP Anda siap, langkah selanjutnya adalah menggunakannya untuk mentransfer file. Salah satu alat yang paling populer dan gratis untuk ini adalah FileZilla.

Mengunduh dan Menginstal FileZilla

Jika Anda belum memilikinya, unduh FileZilla Client dari situs web resminya. Pastikan Anda mengunduh versi "Client", bukan "Server". Instal aplikasi tersebut di komputer Anda sesuai dengan instruksi sistem operasi Anda (Windows, macOS, atau Linux).

Menghubungkan ke Server FTP Menggunakan FileZilla

Buka aplikasi FileZilla yang sudah terinstal. Anda akan melihat antarmuka yang terbagi menjadi beberapa bagian. Di bagian atas, terdapat "Quickconnect bar" yang memungkinkan Anda untuk segera terhubung ke server FTP.

Isi kolom-kolom berikut di Quickconnect bar:

  • Host: Masukkan hostname server FTP Anda (misalnya, `domainanda.com`).
  • Username: Masukkan username akun FTP yang baru Anda buat (misalnya, `[email protected]`).
  • Password: Masukkan password akun FTP Anda.
  • Port: Masukkan nomor port FTP (biasanya 21 untuk FTP biasa, atau 22 untuk SFTP).

Setelah semua terisi, klik tombol "Quickconnect".

Memahami Antarmuka FileZilla

Setelah berhasil terhubung, Anda akan melihat beberapa panel:

  • Panel Kiri Atas: Menampilkan file dan folder di komputer lokal Anda.
  • Panel Kiri Bawah: Menampilkan antrean transfer file lokal Anda.
  • Panel Kanan Atas: Menampilkan file dan folder yang ada di server hosting Anda (sesuai dengan direktori yang Anda izinkan aksesnya).
  • Panel Kanan Bawah: Menampilkan antrean transfer file di sisi server.

Mentransfer File

Proses transfer file sangatlah mudah:

  • Mengunggah File (dari Komputer ke Server): Temukan file atau folder yang ingin Anda unggah di panel kiri. Klik kanan pada file/folder tersebut dan pilih "Upload", atau cukup seret (drag and drop) file/folder dari panel kiri ke panel kanan (di dalam direktori yang diinginkan).
  • Mengunduh File (dari Server ke Komputer): Temukan file atau folder yang ingin Anda unduh di panel kanan. Klik kanan pada file/folder tersebut dan pilih "Download", atau seret file/folder dari panel kanan ke panel kiri.
  • Membuat Direktori Baru: Di panel kanan (server), klik kanan pada area kosong dan pilih "Create directory". Beri nama direktori tersebut.
  • Menghapus File/Folder: Klik kanan pada file atau folder di salah satu panel dan pilih "Delete".
  • Mengedit File: Klik kanan pada file teks (misalnya file .html, .css, .js) dan pilih "View/Edit". File akan terbuka di editor teks default Anda. Setelah menyimpan perubahan, FileZilla akan menawarkan untuk mengunggah kembali file yang telah diedit ke server.

Mengelola Akun FTP yang Ada di cPanel

cPanel tidak hanya memungkinkan Anda membuat akun FTP baru, tetapi juga mengelola akun-akun yang sudah ada. Ini termasuk mengubah password, membatasi kuota, atau menghapus akun yang tidak lagi diperlukan.

Mengubah Password Akun FTP

Jika Anda lupa password akun FTP atau ingin menggantinya demi keamanan, ikuti langkah berikut:

  1. Masuk ke akun cPanel Anda.
  2. Navigasi ke menu "FTP Accounts".
  3. Di daftar akun FTP yang ada, cari akun yang ingin Anda ubah passwordnya.
  4. Klik tombol "Change Password" atau ikon kunci di sebelah akun tersebut.
  5. Masukkan password baru yang kuat dan konfirmasikan.
  6. Klik tombol "Change Password".

Membatasi atau Mengubah Direktori & Kuota Akun FTP

Anda juga bisa mengubah direktori yang diakses oleh akun FTP atau membatasi kuota penyimpanan:

  1. Masuk ke akun cPanel Anda dan buka menu "FTP Accounts".
  2. Temukan akun yang ingin Anda ubah.
  3. Klik tombol "Change Directory/Quota" atau ikon serupa di sebelah akun tersebut.
  4. Anda akan dibawa ke halaman di mana Anda bisa mengubah "Directory" dan "Quota" seperti saat membuat akun baru.
  5. Setelah selesai, klik "Save" atau "Update".

Menghapus Akun FTP

Jika ada akun FTP yang sudah tidak digunakan lagi, sebaiknya dihapus untuk menjaga keamanan dan kerapian.

  1. Masuk ke akun cPanel Anda dan buka menu "FTP Accounts".
  2. Temukan akun yang ingin Anda hapus.
  3. Klik tombol "Delete" atau ikon tempat sampah di sebelah akun tersebut.
  4. Anda akan diminta untuk konfirmasi. Pastikan Anda yakin sebelum melanjutkan.
  5. Klik "Delete Account".

Tips Tambahan untuk Pengelolaan FTP yang Efektif

Selain langkah-langkah dasar, ada beberapa tips yang bisa membuat pengelolaan file melalui FTP Anda menjadi lebih lancar dan aman.

Gunakan SFTP (Secure File Transfer Protocol)

FTP standar mengirimkan data dalam bentuk teks biasa, termasuk username dan password. Ini berarti data tersebut bisa saja disadap. SFTP adalah alternatif yang jauh lebih aman karena mengenkripsi seluruh koneksi.

Sebagian besar klien FTP modern, termasuk FileZilla, mendukung SFTP. Saat menghubungkan, pastikan Anda memilih protokol SFTP dan menggunakan port yang sesuai (biasanya port 22).

Organisir Direktori dengan Baik

Saat membuat akun FTP terpisah, berikan direktori yang spesifik dan relevan. Hindari memberikan akses ke seluruh `public_html` jika pengguna hanya perlu bekerja di satu bagian website saja. Ini adalah praktik keamanan yang sangat baik.

Contoh: Jika Anda memberikan akses kepada developer tema, arahkan direktori mereka ke `public_html/wp-content/themes/namatema`. Jika untuk desainer grafis, arahkan ke `public_html/images`.

Gunakan Password yang Kuat dan Unik

Ini adalah aturan dasar keamanan siber. Jangan pernah menggunakan password yang mudah ditebak seperti "123456" atau nama Anda. Kombinasikan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol, dan pastikan setiap akun FTP memiliki password yang berbeda.

Lakukan Transfer File dalam Ukuran yang Wajar

Jika Anda perlu mengunggah atau mengunduh banyak file besar, pertimbangkan untuk mengompresnya terlebih dahulu menjadi satu file ZIP. Ini tidak hanya mempercepat proses transfer, tetapi juga mengurangi kemungkinan kegagalan transfer akibat koneksi yang tidak stabil.

Backup File Secara Berkala

Meskipun FTP mempermudah pengelolaan file, tidak ada jaminan terhadap kehilangan data akibat kesalahan manusia atau masalah teknis server. Selalu lakukan backup file website Anda secara rutin, baik melalui fitur backup di cPanel maupun dengan mengunduh file penting melalui FTP ke komputer lokal Anda.

Kesimpulan

Membuat dan mengelola akun FTP di cPanel adalah keterampilan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap pemilik website. Dengan memahami cara kerja FTP dan memanfaatkan fitur pembuatan akun terpisah, Anda dapat meningkatkan keamanan, efisiensi, dan kontrol atas pengelolaan file website Anda.

FileZilla menjadi mitra yang andal untuk menjalankan tugas-tugas transfer file ini. Dengan sedikit latihan, Anda akan terbiasa dan dapat mengelola website Anda dengan lebih profesional.

Jika Anda menemukan artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya kepada rekan-rekan Anda yang membutuhkan. Jelajahi lebih banyak panduan website lainnya di blog kami untuk terus meningkatkan pengetahuan digital Anda.

FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat akun FTP?

Membuat akun FTP di cPanel umumnya tidak dikenakan biaya tambahan. Ini adalah fitur standar yang disediakan oleh sebagian besar penyedia layanan hosting sebagai bagian dari paket mereka.

Apakah saya perlu menginstal software tambahan untuk menggunakan FTP?

Ya, Anda memerlukan aplikasi klien FTP untuk menghubungkan komputer Anda ke server hosting melalui protokol FTP. FileZilla adalah salah satu pilihan populer yang gratis dan kaya fitur. Alternatif lain termasuk WinSCP (untuk Windows) atau Cyberduck (untuk macOS dan Windows).

Apa perbedaan antara FTP dan SFTP?

Perbedaan utamanya adalah keamanan. FTP standar mengirimkan data (termasuk kredensial login) tanpa enkripsi, sehingga rentan terhadap penyadapan. SFTP (Secure File Transfer Protocol) menggunakan enkripsi yang kuat untuk melindungi semua data yang ditransfer, menjadikannya pilihan yang jauh lebih aman untuk transfer file sensitif.

Kapan sebaiknya saya membuat akun FTP terpisah daripada menggunakan akun utama cPanel?

Anda sebaiknya membuat akun FTP terpisah ketika Anda perlu memberikan akses ke file website Anda kepada pihak ketiga (seperti developer, desainer, atau staf) tanpa memberikan akses penuh ke seluruh akun cPanel Anda. Ini adalah langkah keamanan yang krusial.

Ajie Kusumadhany
Written by

Ajie Kusumadhany

admin

Founder & Lead Developer KerjaKode. Berpengalaman dalam pengembangan web modern dengan Laravel, Vue.js, dan teknologi terkini. Passionate tentang coding, teknologi, dan berbagi pengetahuan melalui artikel.

Promo Spesial Hari Ini!

10% DISKON

Promo berakhir dalam:

00 Jam
:
00 Menit
:
00 Detik
Klaim Promo Sekarang!

*Promo berlaku untuk order hari ini

0
User Online
Halo! 👋
Kerjakode Support Online
×

👋 Hai! Pilih layanan yang kamu butuhkan:

Chat WhatsApp Sekarang