Memuat...
👋 Selamat Pagi!

Berikut adalah draf artikel yang saya susun berdasarkan permintaan Anda:

10 Langkah Menambahkan Domain Cepat di cPanel Memiliki website yang aktif dan bisa diakses secara online adalah impian banyak pebisnis digital. Namun, seringka...

Berikut adalah draf artikel yang saya susun berdasarkan permintaan Anda:

10 Langkah Menambahkan Domain Cepat di cPanel

Memiliki website yang aktif dan bisa diakses secara online adalah impian banyak pebisnis digital. Namun, seringkali langkah awal menghubungkan domain dengan hosting terasa sedikit membingungkan bagi sebagian orang. Terutama ketika berhadapan dengan panel kontrol seperti cPanel.

Proses ini sebenarnya merupakan fondasi penting agar website Anda bisa dikenali oleh internet. Artikel ini akan mengupas tuntas cara menambahkan domain di cPanel dengan panduan langkah demi langkah yang mudah diikuti, bahkan bagi pemula sekalipun.

Mengapa Menambahkan Domain ke cPanel Penting?

Domain adalah alamat unik website Anda di dunia maya, sementara hosting adalah tempat data website Anda disimpan. Menghubungkan keduanya adalah kunci agar pengunjung bisa menemukan dan mengakses website Anda.

cPanel sendiri adalah sebuah platform manajemen hosting yang sangat populer. Ia menyediakan antarmuka grafis yang memudahkan pengguna mengelola berbagai aspek website, termasuk domain.

Menghubungkan Identitas Online Anda

Ketika Anda membeli domain baru atau ingin mengelola beberapa domain dalam satu akun hosting, proses penambahan domain ke cPanel menjadi krusial. Ini memastikan bahwa server hosting Anda tahu domain mana yang harus diarahkan ke file-file website yang bersangkutan.

Memperluas Jangkauan Bisnis

Bagi bisnis yang berkembang, kemampuan untuk mengelola lebih dari satu domain atau subdomain adalah keuntungan besar. Anda bisa membuat website terpisah untuk kampanye spesifik, produk berbeda, atau bahkan untuk pasar yang berbeda, semuanya dalam satu akun hosting terpusat.

Fleksibilitas Manajemen

cPanel menawarkan fleksibilitas luar biasa. Anda tidak hanya bisa menambahkan domain utama, tetapi juga subdomain yang merupakan bagian dari domain utama Anda. Ini membuka banyak kemungkinan untuk struktur website yang lebih kompleks dan terorganisir.

Persiapan Sebelum Menambahkan Domain di cPanel

Sebelum terjun ke langkah-langkah teknis, ada baiknya Anda mempersiapkan beberapa hal penting. Persiapan yang matang akan membuat proses penambahan domain berjalan lebih lancar dan efisien.

Akses cPanel Anda

Hal pertama yang paling utama adalah Anda harus memiliki akses ke akun cPanel hosting Anda. Ini biasanya berupa username dan password yang diberikan oleh penyedia layanan hosting Anda saat pertama kali mendaftar.

Domain yang Aktif

Pastikan domain yang ingin Anda tambahkan sudah terdaftar dan aktif. Jika Anda baru saja membelinya, mungkin perlu waktu beberapa saat hingga domain tersebut bisa dikenali di seluruh jaringan internet (proses propagasi DNS).

Informasi Name Server (Jika Diperlukan)

Dalam beberapa kasus, terutama jika domain Anda dibeli dari registrar yang berbeda dengan penyedia hosting, Anda mungkin perlu mengarahkan Name Server domain Anda ke server hosting. Informasi Name Server ini biasanya disediakan oleh penyedia hosting Anda.

Langkah Mudah Menambahkan Domain ke cPanel

Setelah semua persiapan selesai, mari kita mulai proses penambahan domain. Ikuti langkah-langkah berikut dengan saksama.

Langkah 1: Login ke Akun cPanel Anda

Buka browser web Anda dan ketikkan alamat login cPanel Anda. Biasanya formatnya adalah namadomainanda.com/cpanel atau ip_address_server/cpanel. Masukkan username dan password yang Anda miliki.

Langkah 2: Cari Bagian "Domains" atau "Domain"

Setelah berhasil login, Anda akan melihat dashboard cPanel. Navigasikan ke bagian yang berkaitan dengan pengelolaan domain. Di cPanel modern, biasanya ada kategori bernama "Domains" atau "Domain".

Langkah 3: Pilih Opsi "Create A New Domain" atau "Addon Domain"

Di dalam bagian Domains, Anda akan menemukan beberapa opsi. Untuk menambahkan domain baru yang akan dikelola secara independen, cari dan klik opsi yang bertuliskan "Create A New Domain" atau "Addon Domain".

Perlu dicatat, beberapa versi cPanel mungkin menggabungkan fungsi ini. Jika Anda tidak menemukan opsi yang persis sama, cari yang paling mendekati fungsinya untuk menambahkan domain baru.

Langkah 4: Masukkan Nama Domain Baru Anda

Anda akan diminta untuk memasukkan nama domain yang ingin ditambahkan. Ketikkan nama domain Anda dengan lengkap, misalnya, `websitebaruku.com`.

Langkah 5: Konfigurasi Subdomain dan Document Root

cPanel biasanya akan secara otomatis membuatkan subdomain yang terkait dengan domain baru Anda. Misalnya, jika Anda menambahkan `websitebaruku.com`, cPanel mungkin akan otomatis membuatkan subdomain `websitebaruku.com`.

Bagian terpenting di sini adalah "Document Root". Ini adalah direktori (folder) di server hosting Anda tempat file-file website untuk domain baru ini akan disimpan. cPanel seringkali memberikan saran direktori default, misalnya `/public_html/websitebaruku.com`.

Pastikan Anda memahami di mana file website Anda akan disimpan. Jika Anda berencana untuk mengelola domain ini secara terpisah, biarkan direktori ini seperti yang disarankan cPanel. Jika Anda memiliki preferensi khusus, Anda bisa mengubahnya di sini.

Langkah 6: Selesaikan Proses Penambahan Domain

Setelah mengisi semua informasi yang diperlukan, klik tombol "Submit" atau "Add Domain". Jika proses berhasil, Anda akan melihat notifikasi sukses dan domain baru Anda akan muncul dalam daftar domain yang dikelola di cPanel.

Memahami Konsep Subdomain dan Addon Domain

Saat menambahkan domain di cPanel, penting untuk memahami perbedaan antara subdomain dan addon domain, meskipun terkadang prosesnya terlihat serupa.

Addon Domain

Addon Domain memungkinkan Anda menambahkan domain baru ke akun hosting Anda yang ada. Domain ini akan berfungsi sebagai website yang berdiri sendiri. Setiap addon domain memiliki direktori root sendiri di server hosting.

Contohnya, Anda memiliki akun hosting untuk `domainutama.com`. Dengan addon domain, Anda bisa menambahkan `domainkedua.com` dan mengelolanya secara terpisah dari `domainutama.com`.

Subdomain

Subdomain adalah bagian dari domain utama Anda. Ia digunakan untuk mengorganisir konten atau bagian spesifik dari website utama Anda. Subdomain dibuat di dalam direktori `public_html` dari domain utama Anda.

Contohnya, jika domain utama Anda adalah `domainutama.com`, Anda bisa membuat subdomain seperti `blog.domainutama.com`, `shop.domainutama.com`, atau `support.domainutama.com`. Masing-masing subdomain ini bisa diarahkan ke folder yang berbeda di dalam `public_html`.

Langkah-langkah Membuat Subdomain di cPanel

Proses pembuatan subdomain juga dapat dilakukan melalui cPanel, dan seringkali terintegrasi dalam fitur manajemen domain.

Langkah 1: Akses Kembali Bagian "Domains"

Masuk kembali ke cPanel Anda dan navigasikan ke bagian "Domains".

Langkah 2: Cari Opsi "Subdomains"

Di dalam bagian Domains, Anda akan menemukan opsi terpisah untuk mengelola "Subdomains". Klik pada opsi ini.

Langkah 3: Isi Detail Subdomain

Anda akan diminta untuk mengisi beberapa informasi:

  • Subdomain: Masukkan nama subdomain yang Anda inginkan. Misalnya, jika domain utama Anda adalah `websiteanda.com` dan Anda ingin membuat blog, Anda bisa memasukkan `blog`.
  • Domain: Pilih domain utama dari daftar dropdown yang akan menjadi induk dari subdomain ini.
  • Document Root: cPanel akan otomatis menyarankan direktori untuk subdomain Anda, biasanya di dalam `public_html` dari domain utama Anda (misalnya, `/public_html/blog`). Anda bisa mengubahnya jika perlu.

Langkah 4: Klik "Create"

Setelah semua detail terisi, klik tombol "Create". Subdomain Anda kini telah berhasil dibuat dan siap untuk diisi dengan konten.

Tips Penting untuk Manajemen Domain di cPanel

Setelah berhasil menambahkan domain atau subdomain, ada beberapa tips yang bisa membantu Anda mengelola semuanya dengan lebih efektif.

Organisasi Direktori yang Baik

Sangat penting untuk menjaga agar direktori file website Anda tetap terorganisir. Gunakan nama folder yang deskriptif dan konsisten. Hindari menumpuk semua file website di direktori root utama jika Anda menggunakan banyak addon domain.

Perhatikan Kapasitas Hosting

Setiap akun hosting memiliki batasan sumber daya (CPU, RAM, ruang disk). Menambahkan terlalu banyak domain atau subdomain, terutama yang memiliki lalu lintas tinggi, dapat membebani server hosting Anda dan memperlambat kinerja seluruh website.

Pilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda berencana mengelola banyak website, pertimbangkan paket hosting yang lebih besar atau VPS (Virtual Private Server).

Keamanan adalah Prioritas

Pastikan Anda mengamankan akun cPanel Anda dengan kata sandi yang kuat. Selain itu, aktifkan fitur keamanan tambahan yang ditawarkan oleh penyedia hosting Anda, seperti firewall atau perlindungan DDoS.

Untuk setiap website yang Anda kelola, pastikan Anda juga menerapkan praktik keamanan yang baik, seperti menggunakan plugin keamanan (jika menggunakan CMS seperti WordPress) dan menjaga agar semua software tetap terupdate.

Manfaatkan Fitur Backup

cPanel biasanya menyediakan fitur backup. Gunakan fitur ini secara teratur untuk membuat cadangan seluruh website Anda. Ini sangat penting untuk berjaga-jaga jika terjadi masalah teknis atau serangan yang tidak diinginkan.

Perbarui Name Server dengan Benar

Jika Anda menambahkan domain yang dibeli dari registrar lain, pastikan Name Server domain tersebut sudah diarahkan dengan benar ke server hosting Anda. Propagasi DNS bisa memakan waktu hingga 24-48 jam.

Anda bisa memeriksa status propagasi DNS menggunakan tool online untuk memastikan domain Anda sudah mengarah ke hosting yang benar.

Mengapa cPanel Menjadi Pilihan Populer?

Popularitas cPanel bukan tanpa alasan. Platform ini menawarkan kombinasi kekuatan, kemudahan penggunaan, dan fleksibilitas yang sulit ditandingi.

Antarmuka yang Intuitif

Bagi banyak pengguna, antarmuka cPanel terasa lebih mudah dipahami dibandingkan dengan baris perintah (command line). Tampilan grafisnya membuat navigasi dan pengelolaan menjadi lebih sederhana.

Fitur Lengkap

Dari manajemen file, database, email, hingga keamanan, cPanel menyediakan segalanya dalam satu panel kontrol. Ini mengurangi kebutuhan untuk menggunakan berbagai alat terpisah.

Dukungan Komunitas Luas

Karena cPanel digunakan oleh jutaan pengguna di seluruh dunia, ada banyak sekali tutorial, forum, dan sumber daya online yang tersedia. Jika Anda mengalami masalah, kemungkinan besar Anda bisa menemukan solusinya dengan cepat.

Studi Kasus: Mengembangkan Toko Online dengan Banyak Produk

Bayangkan Anda memiliki sebuah bisnis fashion yang ingin meluncurkan beberapa lini produk terpisah, misalnya lini pakaian pria, pakaian wanita, dan aksesoris. Daripada mencampurkan semuanya dalam satu website, Anda bisa menggunakan strategi subdomain atau addon domain.

Pendekatan Menggunakan Subdomain

Anda bisa memiliki website utama di `namatokoanda.com`. Kemudian, Anda membuat subdomain seperti `pria.namatokoanda.com`, `wanita.namatokoanda.com`, dan `aksesoris.namatokoanda.com`. Masing-masing subdomain ini bisa diarahkan ke folder terpisah di dalam `public_html` dan dikelola dengan tema atau desain yang berbeda, namun tetap terhubung dengan identitas brand utama Anda.

Pendekatan Menggunakan Addon Domain

Alternatifnya, Anda bisa mendaftarkan domain baru untuk setiap lini produk, misalnya `koleksipria.com`, `koleksiwanita.com`, dan `aksesorismurah.com`. Dengan menggunakan addon domain di cPanel, Anda bisa menambahkan ketiga domain ini ke akun hosting Anda yang sama dan mengembangkannya sebagai website yang lebih mandiri, namun tetap dikelola dari satu dasbor cPanel.

Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan masing-masing dan pemilihan tergantung pada strategi pemasaran serta tujuan bisnis Anda.

Kesimpulan

Menambahkan domain ke cPanel adalah langkah fundamental namun krusial dalam membangun dan mengelola kehadiran online Anda. Dengan mengikuti panduan langkah demi langkah di atas, Anda dapat dengan mudah menghubungkan domain baru atau subdomain ke akun hosting Anda.

Ingatlah untuk selalu memperhatikan organisasi file, kapasitas hosting, dan aspek keamanan untuk memastikan website Anda berjalan optimal dan aman. Jika Anda berencana mengelola banyak domain, pastikan paket hosting yang Anda pilih mampu menampungnya tanpa mengorbankan performa.

Bagikan artikel ini jika Anda merasa bermanfaat, atau baca panduan website lainnya di blog ini untuk terus memperdalam pengetahuan Anda tentang dunia digital!

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Penambahan Domain

Berapa Biaya Membuat Website?

Biaya membuat website bervariasi tergantung pada kompleksitasnya. Anda perlu mempertimbangkan biaya domain (biasanya mulai dari Rp 100.000 - Rp 200.000 per tahun), biaya hosting (mulai dari Rp 20.000 - Rp 100.000 per bulan untuk shared hosting pemula), dan biaya pengembangan (jika menggunakan jasa desainer atau developer).

Tools Apa yang Wajib Dipakai untuk Website?

Tools wajib sangat bergantung pada tujuan website Anda. Namun, beberapa tools penting meliputi: CMS (seperti WordPress) untuk memudahkan pengelolaan konten, plugin SEO untuk optimasi mesin pencari, plugin keamanan untuk melindungi website, dan tools analisis (seperti Google Analytics) untuk memantau kinerja website.

Apakah Website Harus Pakai SSL?

Ya, sangat direkomendasikan. Sertifikat SSL (Secure Sockets Layer) mengenkripsi data antara browser pengunjung dan server Anda, menjadikannya aman. Website dengan SSL akan menampilkan ikon gembok di bilah alamat browser dan menggunakan protokol HTTPS. Ini penting untuk kepercayaan pengguna, SEO, dan keamanan data.

CMS Apa yang Terbaik untuk Pemula?

WordPress adalah Content Management System (CMS) yang paling direkomendasikan untuk pemula. Ia memiliki antarmuka yang relatif mudah digunakan, ribuan tema dan plugin yang bisa disesuaikan, serta komunitas pendukung yang sangat besar. Selain WordPress, ada juga Joomla dan Drupal, namun keduanya cenderung memiliki kurva belajar yang lebih curam.

Ajie Kusumadhany
Written by

Ajie Kusumadhany

admin

Founder & Lead Developer KerjaKode. Berpengalaman dalam pengembangan web modern dengan Laravel, Vue.js, dan teknologi terkini. Passionate tentang coding, teknologi, dan berbagi pengetahuan melalui artikel.

Promo Spesial Hari Ini!

10% DISKON

Promo berakhir dalam:

00 Jam
:
00 Menit
:
00 Detik
Klaim Promo Sekarang!

*Promo berlaku untuk order hari ini

0
User Online
Halo! 👋
Kerjakode Support Online
×

👋 Hai! Pilih layanan yang kamu butuhkan:

Chat WhatsApp Sekarang