Memuat...
👋 Selamat Pagi!

Panduan Lengkap 7 Cara Membuat Daftar Isi WordPress

Setiap pemilik website pasti pernah merasakan tantangan dalam mengelola konten yang semakin panjang dan kompleks. Bagaimana agar pembaca tidak tersesat di laut...

Panduan Lengkap 7 Cara Membuat Daftar Isi WordPress

Setiap pemilik website pasti pernah merasakan tantangan dalam mengelola konten yang semakin panjang dan kompleks. Bagaimana agar pembaca tidak tersesat di lautan informasi? Salah satu solusi paling efektif adalah dengan menyajikan daftar isi yang informatif. Jika Anda sedang membangun atau mengelola blog WordPress, memahami cara membuat daftar isi yang efektif adalah kunci untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan optimasi mesin pencari.

Artikel ini akan membimbing Anda langkah demi langkah untuk menciptakan daftar isi yang tidak hanya mempermudah navigasi pengunjung, tetapi juga berpotensi mendongkrak performa website Anda. Kami akan mengupas tuntas berbagai metode, mulai dari cara manual yang membutuhkan sedikit sentuhan teknis hingga solusi praktis menggunakan plugin yang bisa diadopsi oleh siapa saja. Bersiaplah untuk membuat konten Anda lebih terstruktur, mudah diakses, dan disukai pengunjung.

Apa Itu Daftar Isi Blog dan Mengapa Sangat Penting?

Daftar isi, atau yang akrab disebut Table of Contents (TOC), adalah sebuah fitur yang menampilkan ringkasan tautan ke berbagai bagian atau sub-bagian dalam sebuah artikel. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran umum kepada pembaca mengenai struktur konten yang akan mereka jelajahi. Ini layaknya peta navigasi yang memandu pengguna langsung ke bagian yang paling relevan dengan kebutuhan mereka.

Keberadaan daftar isi sangat krusial, terutama pada artikel-artikel yang panjang. Konten yang padat tanpa panduan yang jelas bisa membuat pengunjung merasa kewalahan. Akibatnya, mereka mungkin enggan menghabiskan waktu lebih lama di halaman Anda, yang pada akhirnya berdampak negatif pada metrik penting seperti bounce rate dan durasi kunjungan.

Manfaat Nyata Menambahkan Daftar Isi di Website WordPress

Menambahkan daftar isi ke postingan blog WordPress Anda bukan sekadar tren, melainkan sebuah strategi cerdas yang menawarkan segudang manfaat. Berikut adalah beberapa keuntungan utama yang bisa Anda rasakan:

Tata Letak Konten yang Lebih Rapi dan Profesional

Daftar isi membantu menyajikan struktur artikel secara visual yang terorganisir. Pembaca dapat melihat poin-poin utama yang dibahas sebelum menyelami detailnya. Ini menciptakan kesan profesional dan memudahkan pembaca untuk memindai konten.

Akses Informasi yang Lebih Cepat dan Efisien

Bayangkan sebuah artikel yang memiliki lebih dari 10 sub-bagian. Tanpa daftar isi, pembaca harus menggulir halaman berulang kali untuk menemukan topik spesifik yang mereka cari. Dengan daftar isi, mereka bisa langsung melompat ke bagian yang diinginkan hanya dengan satu klik.

Peningkatan Pengalaman Pengguna (User Experience)

Kemudahan navigasi adalah elemen kunci dari pengalaman pengguna yang positif. Ketika pengunjung merasa nyaman dan mudah menemukan informasi, mereka cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di website Anda dan berpotensi kembali lagi di lain waktu.

Potensi Peningkatan Durasi Kunjungan (Time on Page)

Ketika pengunjung dapat dengan mudah menemukan apa yang mereka cari dan melanjutkan membaca bagian-bagian relevan lainnya, waktu yang mereka habiskan di halaman Anda akan meningkat. Durasi kunjungan yang lebih lama adalah sinyal positif bagi mesin pencari bahwa konten Anda berharga dan relevan.

Penurunan Angka Bounce Rate

Bounce rate yang tinggi seringkali mengindikasikan bahwa pengunjung tidak menemukan apa yang mereka cari atau konten terlalu sulit dinavigasi. Daftar isi yang baik dapat mengurangi kecenderungan pengunjung untuk segera meninggalkan website Anda.

Optimasi untuk SEO (Search Engine Optimization)

Google dan mesin pencari lainnya semakin pintar dalam memahami struktur konten sebuah halaman. Adanya daftar isi yang jelas dapat membantu mesin pencari mengindeks konten Anda dengan lebih baik. Bahkan, beberapa daftar isi bisa muncul langsung di hasil pencarian sebagai "rich snippet" atau tautan langsung ke bagian artikel, yang meningkatkan visibilitas.

Kemampuan Melacak Perilaku Pengunjung

Dengan menggunakan alat analisis seperti Google Analytics, Anda dapat melacak tautan mana dalam daftar isi yang paling sering diklik. Informasi ini sangat berharga untuk memahami bagian mana dari konten Anda yang paling diminati pembaca, sehingga Anda bisa fokus mengembangkan topik serupa.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Daftar Isi?

Tidak semua postingan blog memerlukan daftar isi. Penggunaan daftar isi paling efektif untuk konten yang memenuhi kriteria berikut:

  • Panjang artikel melebihi 1000 kata.
  • Artikel memiliki struktur yang jelas dengan beberapa sub-bagian atau heading (minimal 3-5 heading).
  • Topiknya kompleks dan terbagi menjadi beberapa topik spesifik.

Artikel yang sangat singkat atau hanya membahas satu poin tunggal biasanya tidak memerlukan daftar isi, karena justru bisa menambah kerumitan yang tidak perlu.

7 Cara Efektif Membuat Daftar Isi di WordPress

Membuat daftar isi di WordPress kini semakin mudah dengan berbagai pilihan metode. Anda bisa memilih cara yang paling sesuai dengan tingkat kenyamanan teknis dan kebutuhan website Anda. Berikut adalah 7 cara yang bisa Anda coba:

1. Menggunakan Plugin Table of Contents Otomatis

Ini adalah metode paling populer dan paling mudah bagi kebanyakan pengguna WordPress. Plugin akan secara otomatis mendeteksi heading di postingan Anda dan membuat daftar isi yang terhubung.

Plugin Populer untuk Daftar Isi Otomatis:

  • LuckyWP Table of Contents: Plugin gratis yang sangat fleksibel dengan banyak opsi kustomisasi tampilan dan pengaturan otomatis.
  • Elementor Pro: Jika Anda menggunakan Elementor sebagai page builder, versi Pro-nya memiliki widget "Table of Contents" yang terintegrasi langsung.
  • Rank Math SEO / Yoast SEO Premium: Beberapa plugin SEO premium seperti Rank Math dan Yoast SEO (versi berbayar) juga menawarkan fitur TOC yang terintegrasi untuk optimasi SEO.

Langkah Umum Menggunakan Plugin (Contoh: LuckyWP Table of Contents):

  1. Instalasi Plugin: Masuk ke dashboard WordPress Anda, navigasikan ke "Plugins" > "Add New". Cari "LuckyWP Table of Contents" atau plugin pilihan Anda, lalu klik "Install Now" dan "Activate".
  2. Konfigurasi Pengaturan: Setelah diaktifkan, biasanya akan muncul menu baru di dashboard Anda, misalnya "Table of Contents". Masuk ke menu ini untuk mengatur tampilan, di mana TOC akan muncul (sebelum/sesudah konten, secara manual), dan elemen apa saja yang ingin dimasukkan (H2, H3, dll.).
  3. Aktifkan di Postingan: Untuk plugin yang bekerja secara otomatis, setelah pengaturan dasar selesai, daftar isi akan muncul dengan sendirinya di postingan yang memiliki heading yang sesuai. Beberapa plugin mungkin memerlukan Anda untuk menambahkan shortcode atau blok khusus.

Keunggulan metode ini adalah kemudahan, kecepatan, dan kemampuan kustomisasi yang luas tanpa perlu menyentuh kode sama sekali.

2. Membuat Daftar Isi Secara Manual dengan Link Jangkar (Anchor Links)

Metode ini memberikan kontrol penuh atas tampilan dan penempatan daftar isi. Namun, membutuhkan sedikit pemahaman tentang HTML dan cara kerja link jangkar.

Konsep Link Jangkar

Link jangkar adalah tautan yang mengarahkan pengguna ke bagian tertentu dalam halaman yang sama. Ini dicapai dengan menempatkan ID unik pada elemen tujuan (misalnya, sebuah heading) dan kemudian membuat tautan yang merujuk ke ID tersebut dengan format #nama-id.

Langkah-langkah Manual Menggunakan Editor Blok Gutenberg:

  1. Buka Postingan Anda: Akses postingan WordPress tempat Anda ingin menambahkan daftar isi.
  2. Buat Heading: Gunakan blok "Heading" (H2, H3, dst.) untuk setiap sub-bagian artikel Anda.
  3. Tambahkan ID pada Heading: Klik pada blok heading yang ingin Anda jadikan target. Di panel pengaturan blok di sebelah kanan, cari opsi "Advanced". Di kolom "HTML anchor", masukkan nama ID unik untuk heading tersebut (misalnya, `bagian-pertama`, `manfaat-seo`, `tips-optimasi`). Pastikan tidak ada spasi dan gunakan huruf kecil.
  4. Buat Blok HTML Kustom di Bagian Atas: Kembali ke awal postingan, tambahkan blok "Custom HTML".
  5. Masukkan Kode Daftar Isi: Di dalam blok Custom HTML, buat daftar isi menggunakan tag HTML `` (anchor) yang merujuk ke ID yang sudah Anda buat sebelumnya.

Contoh kode di dalam blok Custom HTML:

<div class="toc-container">
  <h3>Daftar Isi</h3>
  <ul>
    <li><a href="#bagian-pertama">Bagian Pertama</a></li>
    <li><a href="#manfaat-seo">Manfaat SEO</a></li>
    <li><a href="#tips-optimasi">Tips Optimasi</a></li>
  </ul>
</div>

Anda juga bisa menggunakan tag `

    ` untuk daftar bernomor.
  1. Pratinjau dan Uji: Publikasikan atau perbarui postingan Anda, lalu uji tautan di daftar isi untuk memastikan semuanya mengarah ke bagian yang benar.
  2. Metode manual ini sangat cocok bagi Anda yang ingin tampilan daftar isi yang sangat spesifik dan tidak ingin bergantung pada plugin.

    3. Menggunakan Shortcode (jika didukung tema atau plugin)

    Beberapa tema WordPress atau plugin tertentu mungkin menyediakan fitur daftar isi melalui shortcode. Shortcode adalah kode pendek yang dapat Anda masukkan ke dalam editor postingan untuk menampilkan fungsionalitas tertentu.

    Cara Menggunakan Shortcode:

    1. Periksa Dokumentasi Tema/Plugin Anda: Cari tahu apakah tema atau plugin yang Anda gunakan menawarkan shortcode untuk daftar isi.
    2. Sisipkan Shortcode: Jika tersedia, Anda hanya perlu menyalin dan menempelkan shortcode tersebut (misalnya, ``) ke dalam editor postingan di tempat yang Anda inginkan.
    3. Konfigurasi (jika ada): Beberapa shortcode mendukung atribut tambahan untuk kustomisasi, seperti `` untuk membatasi kedalaman heading.

    Metode ini sangat cepat jika fitur tersebut sudah tersedia.

    4. Integrasi dengan Page Builder (Elementor, Divi, dll.)

    Jika Anda menggunakan page builder visual seperti Elementor, Divi, atau Beaver Builder, kemungkinan besar mereka memiliki widget atau modul khusus untuk membuat daftar isi.

    Langkah Umum Menggunakan Widget Daftar Isi di Page Builder:

    1. Edit Halaman/Postingan dengan Page Builder: Buka editor visual page builder Anda.
    2. Cari Widget Daftar Isi: Cari widget bernama "Table of Contents", "TOC", atau sejenisnya di daftar widget yang tersedia.
    3. Seret dan Lepas Widget: Seret widget tersebut ke area yang Anda inginkan di tata letak halaman.
    4. Konfigurasi Pengaturan Widget: Atur sumber heading (misalnya, dari konten halaman saat ini), kedalaman heading, tampilan (list, numbered list), dan opsi kustomisasi lainnya yang disediakan oleh widget.

    Ini adalah cara yang sangat intuitif, terutama bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan antarmuka page builder.

    5. Menambahkan Daftar Isi secara Manual dengan Blok Heading dan Link

    Ini adalah variasi dari metode manual yang sedikit lebih sederhana jika Anda hanya perlu membuat beberapa tautan cepat.

    Langkah-langkah:

    1. Buat Judul Daftar Isi: Gunakan blok "Heading" biasa (misalnya, H3) untuk judul "Daftar Isi".
    2. Buat Daftar: Gunakan blok "List" (bulleted atau numbered) untuk item-item daftar isi Anda.
    3. Tambahkan Link Internal: Untuk setiap item daftar, klik ikon "link" pada toolbar blok List. Ketikkan `#` diikuti dengan ID heading yang sudah Anda siapkan di bagian lain postingan (sama seperti pada metode manual dengan HTML anchor).

    Metode ini lebih terbatas dalam hal kustomisasi tampilan dibandingkan menggunakan blok HTML Kustom, namun lebih cepat untuk membuat daftar sederhana.

    6. Menggunakan Plugin SEO untuk Fitur TOC

    Beberapa plugin SEO komprehensif seperti Rank Math atau Yoast SEO (dalam versi berbayarnya) menawarkan fitur daftar isi terintegrasi sebagai bagian dari optimasi SEO.

    Cara Kerja Umum:

    1. Aktifkan Fitur TOC: Setelah menginstal dan mengaktifkan plugin SEO, masuk ke pengaturannya dan cari opsi untuk mengaktifkan fitur "Table of Contents".
    2. Konfigurasi: Atur tampilan dan perilaku TOC sesuai kebutuhan Anda. Plugin SEO biasanya dirancang untuk secara otomatis mendeteksi heading dan menempatkan TOC di lokasi yang optimal untuk SEO.

    Keuntungan menggunakan plugin SEO adalah fitur ini seringkali dikembangkan dengan mempertimbangkan sinyal-sinyal SEO, sehingga bisa memberikan manfaat ganda.

    7. Kustomisasi Lanjutan dengan CSS

    Setelah Anda membuat daftar isi menggunakan salah satu metode di atas (terutama metode manual atau plugin yang memungkinkan kustomisasi CSS), Anda mungkin ingin mempercantik tampilannya agar sesuai dengan desain website Anda.

    Contoh Kustomisasi CSS:

    Anda bisa menambahkan CSS kustom melalui "Appearance" > "Customize" > "Additional CSS" di dashboard WordPress Anda.

    .toc-container 
      background-color: #f8f9fa;
      border: 1px solid #e0e0e0;
      padding: 15px;
      margin-bottom: 20px;
      border-radius: 5px;
    
    
    .toc-container h3 
      margin-top: 0;
      color: #333;
      font-size: 1.2em;
    
    
    .toc-container ul 
      list-style: none;
      padding-left: 0;
    
    
    .toc-container li 
      margin-bottom: 8px;
    
    
    .toc-container a 
      color: #007bff;
      text-decoration: none;
    
    
    .toc-container a:hover 
      text-decoration: underline;
    
    

    Pastikan Anda menyesuaikan selector CSS (misalnya, `.toc-container`) agar sesuai dengan kelas yang digunakan oleh plugin atau kode manual Anda.

    Tips Tambahan untuk Daftar Isi yang Optimal

  • Penempatan yang Strategis: Tempatkan daftar isi di bagian paling atas artikel, tepat di bawah paragraf pembuka. Ini memberikan gambaran langsung kepada pembaca.
  • Tampilan yang Jelas: Gunakan penomoran atau bullet points yang konsisten. Pastikan tautan mudah dibaca dan diklik.
  • Relevansi Heading: Gunakan judul heading yang deskriptif dan relevan dengan isi sub-bagiannya. Ini tidak hanya membantu pembaca tetapi juga mesin pencari.
  • Hindari Tumpang Tindih: Jika Anda menggunakan plugin, pastikan tidak ada konflik dengan tema atau plugin lain yang mungkin juga mencoba membuat daftar isi.
  • Mobile-Friendly: Pastikan daftar isi Anda tampil dengan baik dan mudah dinavigasi di perangkat seluler. Plugin yang baik biasanya sudah mengoptimalkan ini.

Kesimpulan

Menambahkan daftar isi ke postingan blog WordPress Anda adalah langkah sederhana namun berdampak besar dalam meningkatkan kualitas konten dan pengalaman pengguna. Baik Anda memilih metode otomatis menggunakan plugin, kontrol penuh dengan cara manual, atau integrasi melalui page builder, tujuan utamanya sama: membuat informasi lebih mudah diakses. Dengan navigasi yang lancar, pengunjung akan lebih betah menjelajahi website Anda, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada peringkat SEO dan tingkat konversi Anda.

Jadi, jangan ragu untuk mulai menerapkan strategi daftar isi ini pada konten Anda. Bagikan artikel ini kepada rekan sesama blogger atau tim pengembang Anda agar mereka juga mendapatkan manfaatnya!

FAQ: Pertanyaan Seputar Daftar Isi Blog WordPress

1. Berapa biaya untuk membuat daftar isi di blog WordPress?

Biaya pembuatan daftar isi sangat bervariasi tergantung metode yang Anda pilih. Menggunakan plugin gratis seperti LuckyWP Table of Contents tidak memerlukan biaya sama sekali. Metode manual hanya memerlukan waktu dan sedikit pemahaman teknis. Plugin premium atau fitur dalam page builder mungkin memerlukan investasi awal.

2. Plugin apa yang paling direkomendasikan untuk daftar isi?

Untuk kemudahan dan fleksibilitas, plugin seperti LuckyWP Table of Contents sangat direkomendasikan untuk pemula hingga pengguna tingkat menengah karena gratis dan kaya fitur. Jika Anda sudah menggunakan Elementor Pro, widget bawaannya juga merupakan pilihan yang sangat baik.

3. Apakah daftar isi mempengaruhi kecepatan loading website?

Jika daftar isi dibuat menggunakan plugin yang efisien dan tidak memuat terlalu banyak elemen tambahan, dampaknya terhadap kecepatan loading website umumnya minimal. Namun, jika Anda menggunakan banyak plugin atau kode yang tidak dioptimalkan, hal itu bisa saja mempengaruhi performa. Selalu uji kecepatan website Anda setelah melakukan perubahan besar.

Ajie Kusumadhany
Written by

Ajie Kusumadhany

admin

Founder & Lead Developer KerjaKode. Berpengalaman dalam pengembangan web modern dengan Laravel, Vue.js, dan teknologi terkini. Passionate tentang coding, teknologi, dan berbagi pengetahuan melalui artikel.

Promo Spesial Hari Ini!

10% DISKON

Promo berakhir dalam:

00 Jam
:
00 Menit
:
00 Detik
Klaim Promo Sekarang!

*Promo berlaku untuk order hari ini

0
User Online
Halo! 👋
Kerjakode Support Online
×

👋 Hai! Pilih layanan yang kamu butuhkan:

Chat WhatsApp Sekarang