Memuat...
👋 Selamat Pagi!

7 Tips Menyusun Struktur Website Yang SEO-Friendly

Pernah nggak sih, kamu merasa website kamu itu kayak labirin? Pengunjung datang, bingung, terus kabur? Atau mungkin kamu udah capek-capek bikin konten keren, ta...

7 Tips Menyusun Struktur Website Yang SEO-Friendly

Pernah nggak sih, kamu merasa website kamu itu kayak labirin? Pengunjung datang, bingung, terus kabur? Atau mungkin kamu udah capek-capek bikin konten keren, tapi kok nggak ada yang nemu ya di Google?

Masalahnya mungkin bukan di konten kamu, tapi di struktur website. Bayangin aja, toko yang berantakan pasti bikin pembeli males kan? Sama kayak website, struktur yang amburadul bikin pengunjung dan Google pusing.

Nah, di artikel ini, kita bakal bedah tuntas 7 Tips Menyusun Struktur Website yang SEO-Friendly. Dijamin deh, setelah baca ini, website kamu bakal lebih rapi, mudah dinavigasi, dan pastinya disayang sama Google! Yuk, simak!

Pentingnya Struktur Website yang SEO-Friendly

Kenapa sih struktur website itu penting banget? Bukannya yang penting kontennya berkualitas?

Konten berkualitas itu emang penting, tapi ibaratnya konten itu bensin. Struktur website yang baik adalah jalanannya. Kalau jalannya jelek, bensin sebagus apapun tetep nggak bisa mengantarkan kamu ke tujuan dengan cepat dan efisien.

Struktur website yang SEO-friendly punya beberapa manfaat krusial:

  • Meningkatkan User Experience (UX): Pengunjung bisa dengan mudah menemukan informasi yang mereka cari.
  • Memudahkan Google Merayapi Website: Googlebot jadi lebih mudah mengindeks konten website kamu.
  • Meningkatkan Ranking di Mesin Pencari: Struktur yang baik membantu Google memahami topik dan relevansi website kamu.
  • Meningkatkan Otoritas Website: Struktur yang terorganisir dengan baik memberikan kesan profesional dan terpercaya.

Jadi, jangan anggap remeh struktur website ya! Ini adalah fondasi penting untuk kesuksesan website kamu.

7 Tips Menyusun Struktur Website yang SEO-Friendly

Oke, sekarang kita masuk ke inti pembahasan: 7 Tips Menyusun Struktur Website yang SEO-Friendly. Siap? Yuk, mulai!

1. Rencanakan Arsitektur Website Kamu

Sebelum mulai membangun website, luangkan waktu untuk merencanakan arsitekturnya. Ibaratnya, ini adalah blueprint website kamu.

  • Identifikasi Kategori Utama: Tentukan kategori utama yang mencakup semua topik yang akan kamu bahas di website kamu. Contohnya, untuk website tentang kuliner, kategori utamanya bisa: Resep, Tips Memasak, Review Restoran, dll.
  • Buat Subkategori yang Relevan: Di bawah setiap kategori utama, buat subkategori yang lebih spesifik. Misalnya, di bawah kategori "Resep," kamu bisa punya subkategori: Resep Ayam, Resep Daging Sapi, Resep Sayuran, dll.
  • Gambarkan Struktur Hierarkis: Buat diagram yang menggambarkan hubungan antara kategori utama dan subkategori. Ini akan membantu kamu memvisualisasikan struktur website kamu secara keseluruhan.

Contoh Struktur Website:

  • Homepage
    • Tentang Kami
    • Blog
      • Kategori 1
        • Artikel 1
        • Artikel 2
      • Kategori 2
        • Artikel 1
        • Artikel 2
    • Layanan
      • Layanan 1
      • Layanan 2
    • Kontak

2. Gunakan Struktur URL yang Jelas dan SEO-Friendly

Struktur URL juga penting untuk SEO. Pastikan URL kamu mudah dibaca, deskriptif, dan mengandung kata kunci yang relevan.

  • Gunakan Kata Kunci di URL: Masukkan kata kunci utama di URL halaman. Contohnya, jika artikel kamu tentang "cara membuat kopi latte," URL-nya bisa: www.example.com/cara-membuat-kopi-latte.
  • Buat URL Pendek dan Deskriptif: Hindari URL yang terlalu panjang dan rumit. Usahakan agar URL mudah diingat dan diketik.
  • Gunakan Tanda Hubung (-): Gunakan tanda hubung (-) untuk memisahkan kata-kata dalam URL. Jangan gunakan spasi atau karakter lain.
  • Gunakan Huruf Kecil: Sebaiknya gunakan huruf kecil untuk semua URL. Ini untuk menghindari masalah duplikasi konten karena perbedaan huruf besar dan kecil.

Contoh URL yang Baik:

  • www.example.com/blog/resep-nasi-goreng-spesial
  • www.example.com/produk/sepatu-lari-pria

Contoh URL yang Buruk:

  • www.example.com/blog/artikel123
  • www.example.com/produk?id=456&category=shoes

3. Implementasikan Navigasi Website yang Mudah

Navigasi website adalah jantung dari user experience. Pastikan pengunjung bisa dengan mudah menjelajahi website kamu dan menemukan informasi yang mereka cari.

  • Gunakan Menu Navigasi yang Jelas: Tempatkan menu navigasi di bagian atas atau samping website. Gunakan label yang jelas dan deskriptif untuk setiap menu.
  • Sediakan Fitur Pencarian: Fitur pencarian sangat membantu pengunjung untuk menemukan informasi spesifik yang mereka cari.
  • Gunakan Breadcrumbs: Breadcrumbs adalah jejak navigasi yang menunjukkan posisi pengunjung di dalam website. Ini membantu pengunjung untuk kembali ke halaman sebelumnya dengan mudah.
  • Buat Footer yang Informatif: Letakkan informasi penting seperti tautan ke halaman kebijakan privasi, syarat dan ketentuan, dan kontak di footer website.

4. Optimalkan Struktur Internal Linking

Internal linking adalah proses menghubungkan halaman-halaman di dalam website kamu. Ini membantu Google merayapi website kamu dengan lebih efisien dan memahami hubungan antara konten-konten kamu.

  • Tautkan ke Halaman yang Relevan: Tautkan ke halaman lain di website kamu yang relevan dengan topik yang sedang kamu bahas.
  • Gunakan Anchor Text yang Deskriptif: Anchor text adalah teks yang digunakan untuk membuat tautan. Gunakan anchor text yang deskriptif dan mengandung kata kunci yang relevan.
  • Tautkan ke Halaman yang Penting: Prioritaskan tautan ke halaman-halaman penting di website kamu, seperti halaman produk, layanan, atau halaman utama.

Contohnya, saat membahas tentang pentingnya struktur website, kamu bisa memberikan internal link ke artikel lain yang membahas tentang 7 Tips Menyusun Struktur Website yang SEO-Friendly di Kerjakode (https://kerjakode.com). Ini akan membantu pembaca yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut.

5. Buat Sitemap untuk Memudahkan Google Merayapi Website

Sitemap adalah file yang berisi daftar semua halaman di website kamu. Ini membantu Google untuk menemukan dan mengindeks semua konten website kamu dengan lebih cepat dan efisien.

  • Buat Sitemap XML: Buat sitemap XML dan submit ke Google Search Console.
  • Update Sitemap Secara Berkala: Update sitemap setiap kali kamu menambahkan atau mengubah konten di website kamu.
  • Pastikan Sitemap Bebas dari Kesalahan: Periksa sitemap kamu secara berkala untuk memastikan tidak ada kesalahan atau tautan yang rusak.

6. Optimalkan Kecepatan Loading Website

Kecepatan loading website adalah faktor penting dalam SEO dan user experience. Website yang lambat akan membuat pengunjung frustrasi dan meningkatkan bounce rate.

  • Gunakan Hosting yang Cepat: Pilih penyedia hosting yang memiliki server yang cepat dan handal.
  • Optimalkan Gambar: Kompres gambar agar ukurannya lebih kecil tanpa mengurangi kualitasnya.
  • Aktifkan Caching: Caching menyimpan salinan halaman website kamu di server sehingga pengunjung bisa mengaksesnya lebih cepat.
  • Minifikasi Kode: Minifikasi kode mengurangi ukuran file HTML, CSS, dan JavaScript kamu.

7. Desain Website yang Mobile-Friendly

Semakin banyak orang mengakses internet melalui perangkat seluler. Pastikan website kamu responsif dan bisa ditampilkan dengan baik di semua ukuran layar.

  • Gunakan Tema Responsif: Pilih tema website yang responsif dan dioptimalkan untuk perangkat seluler.
  • Uji Website di Berbagai Perangkat: Uji website kamu di berbagai perangkat seluler untuk memastikan tampilannya baik dan mudah digunakan.
  • Optimalkan Konten untuk Perangkat Seluler: Pastikan konten kamu mudah dibaca dan dinavigasi di perangkat seluler.

Kesimpulan

Menyusun struktur website yang SEO-friendly memang membutuhkan sedikit usaha, tapi hasilnya pasti sepadan. Dengan struktur yang baik, website kamu akan lebih mudah dinavigasi, disukai oleh Google, dan pada akhirnya, akan meningkatkan traffic dan konversi.

Ingat, struktur website adalah fondasi penting untuk kesuksesan online kamu. Jangan ragu untuk meluangkan waktu dan sumber daya untuk membangun struktur website yang solid.

Jika kamu merasa kesulitan atau tidak punya waktu untuk membangun website dengan struktur yang SEO-friendly, jangan khawatir! Ada banyak jasa pembuatan website profesional yang bisa membantu kamu. Salah satunya adalah Kerjakode.com, yang punya pengalaman dalam membuat website dengan struktur yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu.

Gimana, ada pengalaman menarik atau tips lain seputar struktur website yang ingin kamu bagikan? Yuk, diskusi di kolom komentar!

FAQ

Berikut beberapa pertanyaan umum tentang struktur website yang SEO-friendly:

1. Seberapa sering saya harus memperbarui struktur website saya?

Sebaiknya perbarui struktur website kamu secara berkala, terutama jika kamu menambahkan kategori atau konten baru. Pastikan struktur website kamu selalu relevan dengan kebutuhan bisnis kamu dan pengalaman pengguna.

2. Apakah internal linking harus dilakukan secara manual?

Internal linking bisa dilakukan secara manual atau menggunakan plugin SEO. Yang penting adalah memastikan tautan internal relevan dan bermanfaat bagi pengguna.

3. Apakah struktur website yang baik menjamin ranking tinggi di Google?

Struktur website yang baik adalah salah satu faktor penting dalam SEO, tapi bukan satu-satunya. Faktor lain seperti kualitas konten, backlink, dan optimasi kata kunci juga berperan penting dalam menentukan ranking website kamu di Google.

Ajie Kusumadhany
Written by

Ajie Kusumadhany

admin

Founder & Lead Developer KerjaKode. Berpengalaman dalam pengembangan web modern dengan Laravel, Vue.js, dan teknologi terkini. Passionate tentang coding, teknologi, dan berbagi pengetahuan melalui artikel.

Promo Spesial Hari Ini!

10% DISKON

Promo berakhir dalam:

00 Jam
:
00 Menit
:
00 Detik
Klaim Promo Sekarang!

*Promo berlaku untuk order hari ini

0
User Online
Halo! 👋
Kerjakode Support Online
×

👋 Hai! Pilih layanan yang kamu butuhkan:

Chat WhatsApp Sekarang