Memuat...
👋 Selamat Pagi!

Algoritma Google Terbaru 2021 Panduan Lengkap Sukses Website

Setiap pemilik website pasti pernah bertanya-tanya mengapa website pesaing tampil lebih baik di hasil pencarian Google. Jika Anda sedang merencanakan membuat w...

Algoritma Google Terbaru 2021 Panduan Lengkap Sukses Website

Setiap pemilik website pasti pernah bertanya-tanya mengapa website pesaing tampil lebih baik di hasil pencarian Google. Jika Anda sedang merencanakan membuat website atau ingin meningkatkan performanya, memahami cara kerja mesin pencari adalah kunci utama. Mengapa banyak website lambat padahal hostingnya mahal? Jawabannya seringkali terletak pada pemahaman yang kurang mendalam tentang bagaimana Google membaca dan menilai sebuah situs. Pada artikel ini, kita akan mengupas tuntas berbagai pembaruan algoritma Google, khususnya yang relevan di tahun 2021, agar website Anda tidak hanya ada, tetapi juga berjaya di ranah digital.

Mengenal Algoritma Google

Algoritma Google adalah sebuah sistem kompleks yang dirancang untuk menyajikan informasi paling relevan dan berkualitas kepada pengguna yang melakukan pencarian. Bayangkan sebuah perpustakaan raksasa dengan jutaan buku; algoritma Google bertugas menemukan buku (halaman web) yang paling sesuai dengan pertanyaan (kata kunci) Anda, dan menampilkannya dalam urutan yang paling bermanfaat.

Mesin pencari ini terus berevolusi. Jika dulu pembaruan algoritma dilakukan sesekali, kini Google melakukan ribuan perubahan setiap tahunnya. Sebagian besar perubahan ini sangat kecil dan tidak terlalu terasa dampaknya. Namun, ada kalanya Google meluncurkan pembaruan besar yang mampu mengubah lanskap hasil pencarian secara signifikan. Memahami pembaruan inilah yang akan memberikan keunggulan kompetitif bagi website Anda.

Evolusi Algoritma Google: Pondasi SEO Modern

Sebelum membahas pembaruan terkini, mari kita lihat beberapa algoritma kunci yang telah membentuk cara Google menilai website selama bertahun-tahun. Pemahaman ini akan memberikan konteks yang lebih luas.

Panda: Sang Penjaga Kualitas Konten

Diluncurkan pada tahun 2011, Panda berfokus pada memerangi konten berkualitas rendah. Algoritma ini memberikan "skor kualitas" pada halaman web.

Bahaya yang dihindari Panda:

  • Konten duplikat atau hasil jiplakan.
  • Konten spam atau sangat tidak berkualitas.
  • Keyword stuffing (penggunaan kata kunci berlebihan).

Cara Menyesuaikan: Pastikan setiap konten yang Anda publikasikan adalah orisinal, informatif, dan memberikan nilai tambah bagi pembaca. Hindari mengulang kata kunci secara tidak wajar. Gunakan alat pemeriksa plagiarisme untuk memastikan orisinalitas.

Penguin: Pengatur Kualitas Backlink

Sejak 2012, Penguin bertugas membersihkan ekosistem backlink dari praktik manipulatif. Tujuannya adalah menurunkan peringkat situs yang membangun tautan secara tidak alami.

Bahaya yang dihindari Penguin:

  • Tautan berisi spam atau tidak relevan.
  • Tautan dengan teks jangkar (anchor text) yang terlalu dioptimalkan.
  • Pembelian tautan atau penggunaan jaringan blog pribadi (PBN).

Cara Menyesuaikan: Fokuslah membangun tautan secara organik dan relevan. Pantau profil backlink Anda secara berkala menggunakan tools SEO. Jika menemukan tautan berbahaya, gunakan fitur disavow di Google Search Console.

Hummingbird: Memahami Makna, Bukan Sekadar Kata Kunci

Dirilis pada 2013, Hummingbird adalah lompatan besar dalam pemahaman bahasa alami. Algoritma ini fokus pada maksud di balik kueri pencarian, bukan hanya pencocokan kata kunci secara harfiah.

Bahaya yang dihindari Hummingbird:

  • Konten yang hanya menargetkan kata kunci tanpa memberikan jawaban yang utuh.
  • Kurangnya pemahaman konteks dalam sebuah kueri.

Cara Menyesuaikan: Buatlah konten yang menjawab pertanyaan pengguna secara mendalam. Gunakan sinonim, istilah terkait, dan bahasa yang alami. Pikirkan tentang "apa yang sebenarnya dicari" pengguna, bukan hanya kata kunci yang mereka ketik.

Mobile First Indexing: Prioritas Pengguna Seluler

Dimulai sejak 2015 dan semakin diperkuat, Google mengindeks versi seluler sebuah website terlebih dahulu. Ini berarti pengalaman pengguna di perangkat seluler menjadi faktor peringkat yang sangat penting.

Bahaya yang dihindari Mobile First:

  • Website yang tidak responsif atau sulit diakses di ponsel.
  • Kecepatan loading yang lambat di perangkat seluler.

Cara Menyesuaikan: Pastikan website Anda didesain dengan prinsip mobile-first. Uji kecepatan dan responsivitasnya menggunakan alat seperti Google PageSpeed Insights. Pengalaman pengguna yang mulus di ponsel adalah keharusan.

RankBrain: Kecerdasan Buatan dalam Pencarian

Sebagai bagian dari algoritma inti sejak 2015, RankBrain menggunakan machine learning untuk memahami kueri yang belum pernah dilihat sebelumnya dan menyajikan hasil yang paling relevan.

Bahaya yang dihindari RankBrain:

  • Kurangnya relevansi konten dengan maksud pencarian.
  • Pengalaman pengguna (UX) yang buruk.

Cara Menyesuaikan: Fokus pada relevansi konten Anda dengan topik yang dibahas. Buatlah konten yang mendalam dan komprehensif. Perhatikan juga aspek teknis dan desain yang memengaruhi pengalaman pengguna.

Medic Update: Menegaskan E-A-T

Pembaruan ini, yang mulai terasa dampaknya di tahun 2018, sangat memengaruhi situs-situs dalam kategori Your Money or Your Life (YMYL) seperti kesehatan, keuangan, dan hukum. Algoritma ini menekankan pentingnya E-A-T (Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness).

Bahaya yang dihindari Medic Update:

  • Kurangnya otoritas pada situs YMYL.
  • Sinyal E-A-T yang lemah.

Cara Menyesuaikan: Tampilkan keahlian penulis, tunjukkan otoritas situs Anda melalui sumber yang kredibel, dan bangun kepercayaan pembaca. Gunakan penulis ahli, kutip sumber terpercaya, dan tampilkan testimoni atau ulasan positif.

BERT: Pemahaman Konteks yang Lebih Mendalam

Diluncurkan pada 2019, BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers) adalah pembaruan besar dalam pemrosesan bahasa alami. Algoritma ini memungkinkan Google memahami nuansa dan konteks dari kata-kata dalam sebuah kueri pencarian.

Bahaya yang dihindari BERT:

  • Konten yang ditulis buruk atau tidak kohesif.
  • Kurangnya konteks dalam penyampaian informasi.

Cara Menyesuaikan: Tulis konten yang mengalir dengan baik, logis, dan mudah dipahami. Gunakan bahasa yang baku dan hindari ambiguitas. Pastikan setiap bagian dari konten Anda saling berkaitan dan mendukung.

Update Algoritma Google 2021: Fokus pada Pengalaman Pengguna

Tahun 2021 membawa serangkaian pembaruan yang semakin menegaskan pentingnya memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna. Google terus berupaya menyajikan hasil pencarian yang tidak hanya relevan, tetapi juga cepat, aman, dan mudah diakses.

Core Web Vitals: Pengalaman Pengguna Jadi Prioritas Utama

Ini adalah salah satu pembaruan paling signifikan di tahun 2021. Google menjadikan Core Web Vitals sebagai bagian dari algoritma Page Experience. Tujuannya adalah memastikan website memberikan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung.

Apa itu Core Web Vitals? Core Web Vitals adalah sekumpulan metrik yang mengukur pengalaman pengguna terkait kecepatan, interaktivitas, dan stabilitas visual halaman web.

Tiga metrik utama dalam Core Web Vitals:

  1. Largest Contentful Paint (LCP): Mengukur waktu pemuatan elemen konten terbesar di layar. Idealnya di bawah 2.5 detik.
  2. First Input Delay (FID): Mengukur waktu yang dibutuhkan halaman untuk merespons interaksi pertama pengguna (misalnya mengklik tombol). Idealnya di bawah 100 milidetik.
  3. Cumulative Layout Shift (CLS): Mengukur seberapa sering elemen di halaman bergeser secara tak terduga saat halaman dimuat. Idealnya di bawah 0.1.

Mengapa LCP Penting? Pengguna mengharapkan konten utama halaman muncul dengan cepat. LCP yang buruk dapat membuat pengguna frustrasi dan meninggalkan situs Anda sebelum sempat melihat isinya.

Mengapa FID Penting? Interaktivitas adalah kunci. Jika pengguna mengklik sesuatu dan tidak ada respons cepat, mereka akan merasa situs Anda lambat atau bahkan tidak berfungsi.

Mengapa CLS Penting? Pergeseran layout yang tiba-tiba bisa mengganggu pengalaman pengguna, bahkan bisa menyebabkan mereka salah klik. Bayangkan sedang membaca artikel dan teks tiba-tiba bergeser karena ada gambar yang dimuat.

Cara Mengoptimalkan Core Web Vitals:

  • Optimasi ukuran gambar: Kompres gambar tanpa mengurangi kualitas secara signifikan. Gunakan format gambar modern seperti WebP.
  • Minimalkan JavaScript dan CSS: Hapus kode yang tidak perlu dan optimalkan pemuatan skrip.
  • Gunakan caching browser: Membantu elemen statis halaman dimuat lebih cepat pada kunjungan berikutnya.
  • Manfaatkan Content Delivery Network (CDN): Menyajikan konten dari server terdekat dengan lokasi pengguna.
  • Prioritaskan pemuatan konten di atas layar (above-the-fold).
  • Hindari menyisipkan iklan atau elemen yang dapat mengganggu layout secara dinamis.

Mobile Friendliness Diperkuat

Dengan semakin dominannya penggunaan perangkat seluler, Google terus memperkuat penekanan pada mobile-friendliness. Website yang tidak responsif atau sulit digunakan di ponsel akan semakin terpinggirkan.

Apa yang dimaksud dengan mobile-friendly? Sebuah website dikatakan mobile-friendly jika tampilannya menyesuaikan dengan ukuran layar perangkat seluler, teks mudah dibaca tanpa perlu zoom, dan elemen interaktif (tombol, link) mudah diklik.

Cara Memastikan Website Mobile-Friendly:

  • Gunakan desain responsif: Tampilan website akan otomatis menyesuaikan dengan berbagai ukuran layar.
  • Periksa keterbacaan teks: Pastikan ukuran font memadai dan kontras warna baik.
  • Uji klikabilitas elemen: Pastikan tombol dan tautan memiliki jarak yang cukup agar mudah diklik.
  • Hindari penggunaan plugin atau teknologi yang tidak mendukung tampilan mobile.

Keamanan Website (HTTPS)

Keamanan adalah faktor penting dalam algoritma Page Experience. Google memprioritaskan website yang aman bagi pengguna.

Mengapa HTTPS Penting? HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) mengenkripsi komunikasi antara browser pengguna dan server website Anda, melindungi data sensitif dari penyadapan.

Cara Mengamankan Website dengan HTTPS:

  • Instal sertifikat SSL/TLS: Banyak penyedia hosting menawarkan sertifikat SSL gratis.
  • Arahkan semua trafik HTTP ke HTTPS: Pastikan semua tautan dan permintaan diarahkan ke versi aman.
  • Periksa console browser untuk error HTTPS: Pastikan tidak ada masalah pada sertifikat Anda.

Absence of Intrusive Interstitials

Pembaruan ini berfokus pada iklan pop-up atau interstitial yang mengganggu pengalaman pengguna, terutama di perangkat seluler.

Bahaya Intrusive Interstitials:

  • Pop-up yang menutupi konten utama saat halaman dimuat.
  • Iklan yang sulit ditutup.
  • Pengalaman pengguna yang buruk yang membuat pengunjung pergi.

Cara Menghindari Intrusive Interstitials:

  • Hindari menampilkan pop-up yang menutupi konten utama segera setelah halaman dimuat.
  • Gunakan pop-up yang mudah ditutup dan tidak mengganggu.
  • Pertimbangkan alternatif yang kurang mengganggu untuk promosi atau pengumpulan data.

Tips Sukses Mengikuti Update Algoritma Google

Memahami algoritma adalah satu hal, menerapkannya adalah hal lain. Berikut adalah beberapa strategi untuk memastikan website Anda tetap relevan dan berkinerja baik di mata Google.

Fokus pada Pengalaman Pengguna (UX) Secara Keseluruhan

Ini adalah benang merah dari semua pembaruan algoritma terbaru. Pengalaman pengguna bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang navigasi yang mudah, desain yang menarik, konten yang relevan, dan kemudahan akses.

Buat Konten Berkualitas Tinggi dan Komprehensif

Google selalu mencari konten yang paling bermanfaat bagi penggunanya. Ini berarti konten yang mendalam, akurat, ditulis dengan baik, dan menjawab pertanyaan pengguna secara tuntas.

Optimalkan Kecepatan Website

Kecepatan loading adalah faktor peringkat yang krusial. Gunakan alat seperti Google PageSpeed Insights atau GTmetrix untuk mengidentifikasi area yang perlu dioptimalkan.

Pastikan Website Mobile-Friendly

Ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Uji website Anda di berbagai perangkat seluler untuk memastikan pengalaman yang mulus.

Bangun Otoritas dan Kepercayaan (E-A-T)

Terutama untuk situs YMYL, tunjukkan keahlian Anda, jadilah otoritas di bidang Anda, dan bangun kepercayaan pembaca melalui konten yang akurat dan sumber yang terpercaya.

Pahami Niat Pencarian (Search Intent)

Sebelum membuat konten, riset terlebih dahulu apa yang sebenarnya dicari oleh pengguna ketika mereka menggunakan kata kunci tertentu. Sesuaikan konten Anda untuk memenuhi niat tersebut.

Pantau Performa Website Secara Berkala

Gunakan Google Analytics dan Google Search Console untuk memantau metrik penting seperti traffic, peringkat kata kunci, dan perilaku pengguna. Ini akan membantu Anda mengidentifikasi tren dan masalah.

Adaptif Terhadap Perubahan

Dunia SEO terus berubah. Tetaplah belajar, ikuti perkembangan terbaru, dan bersiaplah untuk beradaptasi dengan pembaruan algoritma Google berikutnya.

Kesimpulan

Memahami update algoritma Google 2021 adalah langkah krusial bagi siapa saja yang ingin website-nya sukses. Fokus utama Google kini adalah memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna, mulai dari kecepatan, kemudahan akses di perangkat seluler, hingga keamanan dan kualitas konten. Dengan menerapkan praktik-praktik terbaik dalam optimasi website, Anda tidak hanya akan menyenangkan Google, tetapi yang terpenting, Anda akan memenangkan hati pengguna Anda.

Bagikan artikel ini kepada rekan-rekan Anda yang juga sedang membangun atau mengelola website!

FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)

Berapa biaya membuat website yang optimal untuk SEO?

Biaya membuat website yang optimal untuk SEO sangat bervariasi tergantung pada kompleksitas desain, fitur yang dibutuhkan, dan apakah Anda menggunakan jasa profesional atau membangun sendiri. Untuk website sederhana, biaya bisa dimulai dari ratusan ribu rupiah untuk domain dan hosting, hingga jutaan rupiah jika menggunakan tema premium atau jasa desainer/developer. Investasi pada hosting berkualitas dan desain yang mobile-friendly sangat disarankan.

Tools apa saja yang wajib dipakai untuk optimasi website?

Beberapa tools wajib untuk optimasi website meliputi: Google Analytics (untuk memantau traffic dan perilaku pengguna), Google Search Console (untuk memantau performa website di hasil pencarian Google dan mendeteksi error), alat riset kata kunci (seperti Google Keyword Planner, SEMrush, Ahrefs), alat pemeriksa kecepatan website (Google PageSpeed Insights, GTmetrix), dan alat pemeriksa responsivitas mobile.

Apakah website harus pakai SSL?

Ya, website sangat disarankan menggunakan SSL (Sertifikat Secure Sockets Layer) untuk mengaktifkan HTTPS. Selain meningkatkan keamanan data pengguna dan membangun kepercayaan, Google juga menjadikannya sebagai salah satu faktor peringkat dalam algoritma Page Experience. Website tanpa HTTPS akan ditandai sebagai "Tidak Aman" oleh browser.

CMS apa yang terbaik untuk pemula agar mudah dioptimasi?

Untuk pemula yang ingin website-nya mudah dioptimasi, WordPress adalah pilihan terbaik. WordPress memiliki ekosistem plugin SEO yang sangat luas (seperti Yoast SEO atau Rank Math) yang memudahkan pengelolaan on-page SEO. Antarmukanya yang ramah pengguna juga membuat pengelolaan konten menjadi lebih mudah, bahkan bagi yang tidak memiliki latar belakang teknis.

Ajie Kusumadhany
Written by

Ajie Kusumadhany

admin

Founder & Lead Developer KerjaKode. Berpengalaman dalam pengembangan web modern dengan Laravel, Vue.js, dan teknologi terkini. Passionate tentang coding, teknologi, dan berbagi pengetahuan melalui artikel.

Promo Spesial Hari Ini!

10% DISKON

Promo berakhir dalam:

00 Jam
:
00 Menit
:
00 Detik
Klaim Promo Sekarang!

*Promo berlaku untuk order hari ini

0
User Online
Halo! 👋
Kerjakode Support Online
×

👋 Hai! Pilih layanan yang kamu butuhkan:

Chat WhatsApp Sekarang