Table of Contents
▼Pernah nggak sih kamu merasa website perusahaanmu itu... ya, gitu-gitu aja? Kurang greget, kurang profesional, dan yang paling penting, kurang menarik perhatian calon klien? Padahal, di era digital ini, website itu ibarat etalase toko yang buka 24 jam non-stop. Kalau etalasenya kurang kece, ya siap-siap aja ditinggalin pelanggan.
Masalahnya, bikin website corporate yang profesional itu nggak semudah bikin kopi instan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, mulai dari desain, konten, hingga strategi SEO. Tapi tenang, kamu nggak sendirian! Di artikel ini, kita akan membahas tuntas cara buat website corporate yang profesional, langkah demi langkah, biar website perusahaanmu nggak cuma keren, tapi juga efektif mendatangkan bisnis. Yuk, simak!
Mengapa Website Corporate yang Profesional Itu Penting?
Website corporate bukan sekadar pajangan digital. Ia adalah representasi dari identitas, nilai, dan kredibilitas perusahaanmu. Bayangkan, calon klien mencari informasi tentang bisnismu di Google. Kalau yang muncul website dengan desain ala kadarnya, konten berantakan, dan loading lambat, apa yang akan mereka pikirkan? Kemungkinan besar, mereka akan langsung kabur dan mencari kompetitor yang lebih profesional.
Sebaliknya, website corporate yang profesional akan memberikan kesan positif, meningkatkan kepercayaan, dan memudahkan calon klien untuk berinteraksi dengan bisnismu. Website yang baik juga bisa menjadi mesin pemasaran yang efektif, menarik leads, dan meningkatkan penjualan. Singkatnya, website corporate yang profesional adalah investasi penting untuk kesuksesan jangka panjang perusahaanmu.
Langkah-Langkah Cara Buat Website Corporate yang Profesional
Oke, sekarang kita masuk ke inti pembahasan: cara buat website corporate yang profesional. Siapkan catatanmu, karena kita akan membahasnya secara detail!
1. Tentukan Tujuan dan Target Audiens Website
Sebelum mulai ngoding atau mendesain, langkah pertama yang krusial adalah menentukan tujuan dan target audiens website. Pertanyaan yang perlu dijawab adalah:
- Apa yang ingin dicapai dengan website ini? (Misalnya, meningkatkan brand awareness, menghasilkan leads, menjual produk/layanan, memberikan informasi, dll.)
- Siapa target audiens website ini? (Misalnya, usia, jenis kelamin, pekerjaan, minat, lokasi, dll.)
Menentukan tujuan dan target audiens akan membantu kamu dalam merancang desain, menulis konten, dan memilih fitur yang tepat untuk website. Misalnya, jika target audiensmu adalah anak muda, desain website harus modern, dinamis, dan mobile-friendly. Jika tujuanmu adalah menghasilkan leads, pastikan website memiliki formulir kontak yang mudah diakses dan penawaran yang menarik.
2. Pilih Nama Domain dan Hosting yang Tepat
Nama domain adalah alamat website-mu di internet (misalnya, www.namaperusahaan.com). Pilih nama domain yang mudah diingat, relevan dengan bisnismu, dan sebisa mungkin menggunakan ekstensi .com.
Hosting adalah tempat menyimpan file-file website-mu agar bisa diakses oleh pengunjung. Pilih hosting yang handal, cepat, dan memiliki dukungan teknis yang responsif. Ada banyak pilihan hosting di pasaran, mulai dari shared hosting, VPS, hingga dedicated server. Sesuaikan pilihanmu dengan kebutuhan dan anggaran perusahaanmu.
3. Pilih Platform Website (CMS) yang Sesuai
CMS (Content Management System) adalah platform yang memudahkan kamu untuk membuat, mengelola, dan memperbarui konten website tanpa harus menguasai coding. Ada banyak pilihan CMS yang populer, seperti WordPress, Joomla, Drupal, dan lain-lain.
WordPress adalah pilihan yang paling populer karena mudah digunakan, fleksibel, dan memiliki banyak pilihan tema dan plugin. Joomla dan Drupal lebih cocok untuk website dengan kebutuhan yang lebih kompleks dan membutuhkan kustomisasi yang lebih mendalam. Pertimbangkan kebutuhan dan kemampuan teknismu sebelum memilih CMS.
4. Desain Website yang Profesional dan Responsif
Desain website adalah faktor penting yang memengaruhi kesan pertama pengunjung. Pastikan desain website-mu profesional, menarik, dan sesuai dengan identitas brand perusahaanmu. Gunakan warna, font, dan gambar yang konsisten dengan branding perusahaanmu.
Selain itu, pastikan desain website-mu responsif, artinya tampilannya menyesuaikan dengan ukuran layar perangkat yang digunakan pengunjung (desktop, tablet, smartphone). Desain responsif sangat penting karena sebagian besar pengunjung website saat ini mengaksesnya melalui perangkat mobile.
5. Buat Konten yang Berkualitas dan Relevan
Konten adalah raja! Konten yang berkualitas dan relevan akan menarik pengunjung, meningkatkan engagement, dan membantu website-mu mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencari.
Buat konten yang informatif, bermanfaat, dan ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami. Gunakan kata kunci yang relevan dengan bisnismu, tapi jangan berlebihan (keyword stuffing). Pastikan konten website-mu selalu up-to-date dan relevan dengan perkembangan bisnis dan industri.
6. Optimalkan Website untuk SEO (Search Engine Optimization)
SEO adalah proses mengoptimalkan website agar mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencari seperti Google. SEO sangat penting karena sebagian besar pengunjung website berasal dari mesin pencari.
Ada banyak faktor yang memengaruhi peringkat SEO website, seperti:
- Kata kunci: Gunakan kata kunci yang relevan dengan bisnismu di judul, deskripsi, dan konten website.
- Struktur website: Pastikan struktur website-mu jelas, mudah dinavigasi, dan memiliki internal link yang baik.
- Kecepatan website: Optimalkan kecepatan loading website-mu karena ini adalah faktor penting dalam pengalaman pengguna dan SEO.
- Mobile-friendliness: Pastikan website-mu responsif dan mobile-friendly.
- Backlink: Dapatkan backlink dari website lain yang berkualitas dan relevan dengan bisnismu.
7. Integrasikan dengan Media Sosial
Media sosial adalah platform yang efektif untuk mempromosikan website-mu dan berinteraksi dengan target audiensmu. Integrasikan website-mu dengan media sosial dengan menambahkan tombol share, tombol follow, dan widget media sosial.
Bagikan konten website-mu di media sosial secara teratur dan ajak pengunjung untuk berinteraksi denganmu di media sosial. Gunakan media sosial untuk membangun komunitas dan meningkatkan brand awareness perusahaanmu.
8. Uji Coba dan Evaluasi Website Secara Berkala
Setelah website-mu selesai dibuat, jangan langsung berpuas diri. Uji coba dan evaluasi website-mu secara berkala untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.
Uji coba website-mu di berbagai perangkat dan browser untuk memastikan tampilannya konsisten. Evaluasi kinerja website-mu menggunakan tools seperti Google Analytics untuk mengetahui jumlah pengunjung, sumber traffic, dan perilaku pengunjung.
Berdasarkan hasil evaluasi, lakukan perbaikan dan optimasi yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja website-mu. Website adalah proyek yang berkelanjutan, jadi jangan berhenti untuk terus memperbaikinya.
9. Pertimbangkan Jasa Pembuatan Website Profesional
Jika kamu merasa kesulitan atau tidak memiliki waktu untuk membuat website corporate yang profesional sendiri, pertimbangkan untuk menggunakan jasa pembuatan website profesional. Jasa pembuatan website profesional memiliki tim ahli yang berpengalaman dalam merancang, mengembangkan, dan mengoptimalkan website.
Salah satu jasa pembuatan website yang terpercaya dan berpengalaman adalah KerjaKode. KerjaKode menyediakan layanan pembuatan website corporate yang profesional, responsif, dan SEO-friendly. Mereka juga menawarkan layanan desain, pengembangan, dan pemeliharaan website yang komprehensif. Dengan menggunakan jasa KerjaKode, kamu bisa yakin website perusahaanmu akan tampil profesional dan efektif mendatangkan bisnis. Kamu bisa lihat bagaimana Cara Buat Website Corporate yang Profesional di KerjaKode di sini.
10. Pentingnya Keamanan Website
Keamanan website seringkali terlupakan, padahal ini adalah aspek krusial. Website yang rentan terhadap serangan hacker bisa merugikan perusahaanmu secara finansial dan reputasi. Pastikan website-mu dilengkapi dengan fitur keamanan yang memadai, seperti firewall, SSL certificate, dan sistem deteksi intrusi.
Update CMS dan plugin secara teratur untuk menambal celah keamanan yang mungkin ada. Lakukan backup website secara berkala untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Tips Tambahan untuk Website Corporate yang Sukses
Selain langkah-langkah di atas, ada beberapa tips tambahan yang bisa kamu terapkan untuk membuat website corporate yang sukses:
- Gunakan gambar dan video berkualitas tinggi: Visual yang menarik akan membuat website-mu lebih engaging dan profesional.
- Sediakan informasi kontak yang jelas dan mudah diakses: Pastikan pengunjung bisa dengan mudah menghubungi perusahaanmu jika mereka memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan.
- Gunakan call-to-action (CTA) yang jelas: Ajak pengunjung untuk melakukan tindakan yang kamu inginkan, seperti mengisi formulir kontak, menghubungi sales, atau membeli produk.
- Pantau dan tanggapi komentar dan feedback dari pengunjung: Ini akan membantu kamu meningkatkan kualitas website-mu dan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan.
- Promosikan website-mu secara aktif: Jangan hanya menunggu pengunjung datang dengan sendirinya. Promosikan website-mu melalui media sosial, email marketing, dan iklan online.
Kesimpulan
Membuat website corporate yang profesional memang membutuhkan usaha dan perhatian yang lebih. Tapi, dengan mengikuti langkah-langkah dan tips yang telah kita bahas di atas, kamu bisa mewujudkan website yang tidak hanya keren, tapi juga efektif mendatangkan bisnis. Ingat, website adalah investasi jangka panjang untuk kesuksesan perusahaanmu.
Jangan ragu untuk bereksperimen dan terus belajar. Dunia digital terus berkembang, jadi kamu juga harus terus beradaptasi dan meningkatkan kemampuanmu. Bagaimana pengalamanmu dalam membuat website corporate? Apakah ada tips lain yang ingin kamu bagikan? Yuk, diskusi di kolom komentar!
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat website corporate yang profesional?
Biaya pembuatan website corporate bervariasi tergantung pada kompleksitas desain, fitur, dan platform yang digunakan. Jika kamu menggunakan jasa pembuatan website profesional, biayanya bisa berkisar antara beberapa juta hingga puluhan juta rupiah.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat website corporate?
Waktu pembuatan website corporate juga bervariasi tergantung pada kompleksitas proyek. Website sederhana bisa dibuat dalam beberapa minggu, sedangkan website yang lebih kompleks bisa memakan waktu beberapa bulan.
3. Apakah saya perlu menguasai coding untuk membuat website corporate?
Tidak selalu. Kamu bisa menggunakan CMS seperti WordPress yang memungkinkan kamu membuat dan mengelola website tanpa harus menguasai coding. Namun, jika kamu ingin melakukan kustomisasi yang lebih mendalam, pengetahuan coding akan sangat membantu.